Most Recent

Recent Posts

alasan

dikala kans masih tersua
aku hanya bisa melirik sesak
lantaran sira masih angkuh

perlahan kurancang kata dengan hati
supaya tidak langsung mengena
hanya mengkode untuk melihat peka

salahkah panggilan sayang?
atau hanya formalitas?
hanya untuk dibaca dan tak memulai?

salahkah setiap tanya?
yang kuucap untuk menyamakan logika
supaya nantinya tak mengendap

bagaimana kabar impian kita?
yang tak sengaja terucap
memberi tujuan untuk diraih bersama

aku, kamu sama-sama berjuang
aku, kamu sama-sama menuntut
aku, kamu sama-sama mengalah

tak segan pun lakramasi ada
hanya buatmu
hanya satu alasan
sayang

buat dirimu yang mungkins ekarang merasa bingung akan diriku, akan hubungan kita. aku sayang kamu A.A.P.

Yosie Kristanto Jumat, Oktober 09, 2015
Untukmu

Dirimu hadir
Melekat, menjadi bagianku
Membuat egoku luluh
Meleleh agar menyamaimu

Langitku selalu terasa indah bila bersamamu
Dalam senyum, duka, marah
Awan-awan tetap berwarna-warni
Tak kalah cantik dengan senyummu

Baru kali ini cintaku serasa benar
Setiap hari ingin memelukmu erat
Menyingkap rambutmu ke sela telinga
Menatap mata coklat tuamu

Selalu menyesal ketika membuatmu kecewa
Dengan marahku, perilakuku, kecuekanku
Aku minta maaf

Kuyakin rasaku ini benar
Mencintaimu, menyayangimu dengan sungguh

untuk bidadariku yang selalu membuat diriku ingin memelukmu erat, Astrid Andreini P

18 Mei 2015

Yosie Kristanto Senin, Mei 18, 2015
Untukmu yang Masih Jadi Imaji

Suatu waktu
Dirimu hanya sebatas tatapan
Yang cuma bisa kukagumi dari kejauhan
Dirimu cuma sebatas imaji
Yang hanya bisa kudekap dalam mimpi
Selalu menjadikan senyummu candu
Membiarkanmu merasuk otak dikala sendu menyerbu

Suatu waktu
Dirimu berlari diantara rintik hujan
Bersamaku dalam perasaan penuh segan
Dengan tawamu, dan langkah kecilmu
Dirimu merangsek kedalam rasa
Selalu menjadikanmu favoritku dalam sendu
Yang selalu menyenangkan untuk dipikirkan

Suatu waktu
Dirimu sudah bisa kutatap dari dekat
Tapi tetap dalam tanda yang masih samar
Tetap dalam kagum yang masih belum kau tahu
Tetap dalam canda tawa yang membahagiakan perasaan

Dan suatu waktu dirimu dalam pelukku
Memandangmu bahagia dengan tawa
Di keramaian yang seketika menjadi dunia kita berdua
Mengagumimu tetap dalam diam
Tetap di perasaan yang kusimpan dalam-dalam

Bahkan, suatu waktu aku menjadi pesimis
Rasa dalam hati berkoar terbakar
Namun tetap membakar diriku sendiri
Dirimu diam menatap diriku yang mulai menjadi abu

Dirimu tetap menjadi kagumku
Dan masih menjadi imaji

22 Maret 2015

Yosie Kristanto Jumat, Maret 20, 2015
Malam Ini (?)

Malamku terasa lebih indah
Kita bertatap muka
Bercanda tawa
Meski dirimu jauh disana, tak dalam genggamanku

Seketika alam pun beraksi
Bintang-bintang mulai bermunculan
Membentuk garis wajahmu
Awan berpindah posisi
Menutupi segi-segi bulan
Membuat bentuk senyummu disana

Ingin rasanya kudekap erat dirimu
Yang dulu pernah hampir kumiliki
Menggenggam erat tanganmu
Supaya dirimu tak pergi lagi

Berbagai kenangan bermunculan
Merasuk kedalam otakku
Saat pertama kali kita bertemu
Saat diriku mulai punya hati padamu
Sampai saat dirimu membiarkanku berlari menjauhimu

Bahagia
Sedih
Terkikis
Menatapmu melalui androidku
Membayangkan mencium pipimu
Menggelitik tubuhmu
Aku rindu saat-saat itu

Malamku juga menjadi sedu karenamu
Yang cuma jadi kenangan, yang tak bisa kuraih lagi
Meraihmu hanya halusinasi, hanya impian semata

Malang, 27 Februari 2015
Dibuat setelah kita berbincang setelah sekian lama sama-sama menghilang.

Yosie Kristanto Jumat, Februari 27, 2015

Facebook