Tak tahu mengapa, malam ini aku terkagum akan dirimu
Senyum indahmu, mata coklat tuamu
Tiba-tiba saja hatiku mampu tersenyum sejak sekian lama
Dari ditinggalkan, sampai berusaha meninggalkan
Masih teringat harum tubuhmu ketika lewat dihadapanku
Ketika rambut panjangmu tertiup angin, indah bak bidadari
Hangat tanganmu, ketika menyentuh tanganku
Jari jemarimu yang menyentuh lembut
Yang paling kuingat adalah ketika mendengar namamu
Bagai mendengar alunan simfoni terindah di muka bumi ini
Di kala ku mau terlelap, kembali terbayang semua tentang dirimu
Baru saja bertemu, tapi diriku sudah merindukanmu
Dirimu akan kupeluk erat di tidurku, kuhangatkan dengan pelukku
Akan kubawa dirimu sampai mimpiku
Bahkan, disaat diriku terbangun, akan tetap kuingat dirimu
Meskipun semuanya berjalan begitu cepat, aku tak akan pernah melupakanmu
Beberapa detik itu akan menjadi kenangan terindah dihidupku