Suatu waktu
Dirimu hanya sebatas tatapan
Yang cuma bisa kukagumi dari kejauhan
Dirimu cuma sebatas imaji
Yang hanya bisa kudekap dalam mimpi
Selalu menjadikan senyummu candu
Membiarkanmu merasuk otak dikala sendu menyerbu
Suatu waktu
Dirimu berlari diantara rintik hujan
Bersamaku dalam perasaan penuh segan
Dengan tawamu, dan langkah kecilmu
Dirimu merangsek kedalam rasa
Selalu menjadikanmu favoritku dalam sendu
Yang selalu menyenangkan untuk dipikirkan
Suatu waktu
Dirimu sudah bisa kutatap dari dekat
Tapi tetap dalam tanda yang masih samar
Tetap dalam kagum yang masih belum kau tahu
Tetap dalam canda tawa yang membahagiakan perasaan
Dan suatu waktu dirimu dalam pelukku
Memandangmu bahagia dengan tawa
Di keramaian yang seketika menjadi dunia kita berdua
Mengagumimu tetap dalam diam
Tetap di perasaan yang kusimpan dalam-dalam
Bahkan, suatu waktu aku menjadi pesimis
Rasa dalam hati berkoar terbakar
Namun tetap membakar diriku sendiri
Dirimu diam menatap diriku yang mulai menjadi abu
Dirimu tetap menjadi kagumku
Dan masih menjadi imaji
22 Maret 2015