Malamku terasa lebih indah
Kita bertatap muka
Bercanda tawa
Meski dirimu jauh disana, tak dalam genggamanku
Seketika alam pun beraksi
Bintang-bintang mulai bermunculan
Membentuk garis wajahmu
Awan berpindah posisi
Menutupi segi-segi bulan
Membuat bentuk senyummu disana
Ingin rasanya kudekap erat dirimu
Yang dulu pernah hampir kumiliki
Menggenggam erat tanganmu
Supaya dirimu tak pergi lagi
Berbagai kenangan bermunculan
Merasuk kedalam otakku
Saat pertama kali kita bertemu
Saat diriku mulai punya hati padamu
Sampai saat dirimu membiarkanku berlari menjauhimu
Bahagia
Sedih
Terkikis
Menatapmu melalui androidku
Membayangkan mencium pipimu
Menggelitik tubuhmu
Aku rindu saat-saat itu
Malamku juga menjadi sedu karenamu
Yang cuma jadi kenangan, yang tak bisa kuraih lagi
Meraihmu hanya halusinasi, hanya impian semata
Malang, 27 Februari 2015
Dibuat setelah kita berbincang setelah sekian lama sama-sama menghilang.