Aku ingat kala itu membeli sepasang
Satunya untuk dirimu
Yang membuatku jatuh hati ditengah kebisingan ibu kota
Warnanya silver, jarumnya menyimpan cahaya
Dan bisa berpendar ketika malam
Memberi petunjuk waktu diantara gelap
Aku ingat kala itu berpikir untuk memberi hadiah
Meskipun harganya tak seberapa
Yang penting kuberi dari hati
Yang patah, dan sulit untuk menyatukan serpihannya
Tapi dirimu merekatkan dengan senyum
Membetulkan, bahkan menghiasi
Aku ingat kala itu dirimu masih dalam bayang-bayang dirinya
Dirimu berpikir untuk kembali untuk sesaat
Memintaku memberikan waktu
Mundur beberapa langkah
Untuk menuju hiruk pikuk yang salah
Atau dirimu mundur sebagai ancang-ancang
Hal terakhir yang aku ingat adalah jam tangan silver
Yang sekarang leleh untukmu
Terjatuh untukmu
Terbang untukmu
Tersenyum untukmu
Mengenang dirimu
Disana yang semakin terjamin dan rupawan
Malang, 26 Februari 2015
-untuk dirimu yang dahulu membuatku merasakan lagi apa yang namanya sayang, suka, dan cinta. lalu membuatku tak mau merasakannya lagi. terimakasih. jika dirimu membaca, ingatlah bahwa kala itu aku benar-benar terperosok akan dirimu-
Tidak ada komentar
Posting Komentar