Seketika semua kenangan itu merasuki otakku! Membuat hatiku merintih perih. Memori-memori romantisme kita memang menyiksa. Ingatlah alk! Belum ada yang menggantikan senyummu, debar yang kurasakan ketika tangan hangatmu menyentuh tanganku. Aku berusaha mencari pengganti bagian hatiku yang kini terhilang. Tapi tak bisa.
Berusaha kembali dekat denganmu itu bagai berburu tupai di hutan. Ada sedikit saja gerakan yang salah, diriku harus memulai dari awal lagi. Gimana lagi? Memang aku bukan siapa-siapamu. Tapi aku masih menganggapmu siapa-siapa. Kamu menyadarinya? Menurutku tidak.
Bulan sudah mulai tergantikan oleh matahari. Namun diriku tetap tak kau beri kasih. Padahal kasih selalu kuberi buatmu.
Tolonglah, sekali-sekali ajaklah aku keluar biar aku senang. Ajaklah ke tempat-tempat yang dulu sering kita datangi, yang menorehkan tinta di lembaran hidupku.
Duh! Aku selalu merindukanmu! :(
Tidak ada komentar
Posting Komentar